Pasar Tiban dan Pentas Budaya

Kkn ugm 31 Juli 2018 13:53:17 WIB

        Minggu, 29 Juli 2018. Karang Taruna Desa Sidorejo bekerjasama Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada 2018 yang disponsori oleh Bank Pasar Kulon Progo Pemerintah Desa Sidorejo mengadakan acara Pasar Tiban dan Pentas Budaya yang bertempat di halaman pendopo Dusun Diran, Desa Sidorejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo. Pasar Tiban sendiri merupakan sebuah pasar yang mendadak muncul dan biasanya digelar di jalan , namun Pasar Tiban ini diselenggarakan sebagai salah satu program desa untuk menumbuhkan embrio pasar desa, diharapkan dengan adanya transaksi antara penjual dan pembeli ini dapat menumbuhkan keinginan masyarakat untuk mendirikan pasar desa di Desa Sidorejo.

        Pasar Tiban dan Pentas Budaya ini dimulai pada pukul 07.00 dan dibuka dengan kegiatan senam bersama yang sebagian besar diikuti oleh ibu-ibu dan lansia. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Sutrisna selaku Kepala Desa Desa Sidorejo. Pada saat yang bersamaan juga para pengunjung mulai dipersilahkan untuk meramaikan stand-stand pedagang yang ada disekitar halaman pendopo, 14 Unit Karang Taruna Dusun yang ada di Desa Sidorejo meramaikan kegiatan Pasar Tiban ini dengan membuka stand-stand yang menjual berbagai produk seperti makanan, minuman, kerajinan tangan, dan lain-lain. Selain stand dari Unit Karang Taruna Dusun terdapat juga masyarakat yang membuka stand, tidak hanya makanan dan minuman tetapi juga mainan anak-anak. Setelah mendengar sambutan dari bapak kepala desa, acara kemudian dilanjutan dengan presentasi dari Bank Pasar Kulon Progo. Bank Pasar juga mengajak masyarakat Desa Sidorejo untuk menabung di Bank Pasar Kulon Progo.

        Setelah Sosialisasi dari Bank Pasar kulon Progo, acara dilanjutkan dengan pembagian doorprize dan penampilan dari organ tunggal yang menyanyikan beberapa lagu. Masyarakat yang datang juga ikut meramaikan acara dengan ikut menyanyikan lagu dan berjoget bersama diatas panggung termasuk Bapak Sutrisna yang sempat menyanyikan 2 lagu. Pembagian doorprize dilakukan dengan mengajak masyarakat yang datang untuk mengikuti beberapa games dan menjawab pertanyaan. Doorprize kegiatan Pasar Tiban ini dipersembahkan oleh pemerintah Desa Sidorejo, Bank Pasar Kulon Progo dan tim KKN-PPM UGM 2018.

        Tari Reog menjadi penampilan terakhir yang menutup acara Pasar Tiban dan Pentas Budaya Desa Sidorejo. Tari Reog yang berasal dari Dusun Gerjen ini merupakan sebuah sendratari yang berjudul Tari Bedah Gua Kiskenda. Tari ini menceritakan tentang perselisihan antara Subali dan Sugriwa yang terjadi akibat sebuah kesalapahaman. Pada suatu ketika seorang raksasa bernama Mayawi datang untuk menantang Subali berkelahi. Subali kemudian kemudian menerima tantangan itu dan menyerang sang raksasa bersama dengan Sugriwa. Melihat dirinya diserang oleh dua orang sekaligus, Mayawi memutuskan untuk melarikan diri dan bersembunyi didalam gua. Subali mengikuti raksasa itu dan berkelahi didalam gua sedangkan Sugriwa menunggu diluar gua. Tak lama kemudian mengalirlah darah keluar dari dalam gua yang dipahami oleh Sugriwa sebagai tanda bahwa Subali telah mati. Sugriwa kemudian menutup pintu gua dengan sebuah batu besar untuk mencegah sang raksasa keluar dari dalam gua. Sugriwa kemudian kembali ke Kiskenda dan memerintah daerah itu untuk menggantikan Subali. Sugriwa sedang menikmati masa-masa kejayaannya ketika Subali datang dan marah besar karena Sugriwa mengurungnya didalam gua. Subali kemudian merebut kembali daerah miliknya dan juga istri Sugriwa, Dewi Tara. Dengan kerendahan hatinya Sugriwa meminta maaf pada Subali, yang tidak diterima oleh Subali, dan kemudian menyingkir bersama dengan pengikutnya ke sebuah daerah didekat asrama Resi Matanga.

        Dengan total 18 penari, kesenian Tari Reog ini berhasil ditampilkan dengan baik dan mendapat respon yang baik, melihat banyaknya masyarakat yang berkerumun untuk menyaksikan penampilan ini. Penampilan penari dari Gerjen tersebut berlangsung selama kurang lebih 35 menit. Dengan berakhirnya acara Pasar Tiban dan Pentas Budaya ini diharapkan pada kesempatan berikutnya dapat diselenggarakan acara serupa untuk menstimulasi munculnya kegiatan jual-beli di kalangan masyarakat Desa Sidorejo.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silahkan datang / hubungi perangkat desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukan NIK dan PIN

Komentar Terkini

Info Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutube

Lokasi SIDOREJO

tampilkan dalam peta lebih besar

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung