Pelatihan Jumputan Dengan Pewarna Alami Oleh KKN PPM UGM

Kkn ugm 16 Juli 2018 23:36:23 WIB

      Mahasiswa KKN PPM UGM 2018 Desa Sidorejo bekerjasama dengan Departemen Teknik Kimia telah mengadakan Pelatihan Jumputan dengan Pewarna Alami pada tanggal 14-15 Juli 2018 di Balai Desa Sidorejo. Sidorejo merupakan salah satu desa di Kabupaten Kulonprogo yang tergolong sebagai desa wisata dan budaya. Salah satu hasil budaya yang sudah cukup berkembang di Desa Sidorejo ialah batim tulis dan batik cap. Sebagai upaya pengembangan desa budaya, maka dikenalkan teknik untuk membuat jumputan menggunakan pewarna alami. Jumputan merupakan salah satu seni kesenian kain. Jumputan hampir mirip dengan seni kesenian Jepang yang selama 3 tahun terakhir menjadi primadona, yaitu kain shibori. Sedangkan  pewarna alami dipilih karena dinilai lebih ramah lingkungan. Pewarna alami didapat dari Gama Indigo yang merupakan produsen pewarna yang dinaungi oleh Dosen Teknik Kimia UGM.

      Pelatihan dilakukan selama dua hari dengan rangkaian berupa pelatihan membuat pola jumputan dengan teknik melipat dan menjahit yang dipandu oleh instruktur dari Rama Shibori. Jumlah peserta yang ikut dalam pelatihan ini yaitu 60 peserta yang berasal dari masyarakat di Desa Sidorejo. Pada hari pertama, peserta diberikan kain sebesar 55x55 cm sebagai media ajar. Setelah dibuat pola, maka peserta diajarkan untuk mewarnai. Teknik pewarnaan juga bermacam-macam. Motif jumputan dapat bervariasi tergantung dari lipatan/jahitan yang dibuat serta teknik pewarnaan. Seni jumputan sangat dipengaruhi oleh kerapian dalam membuat pola. Apabila lipatan yang dibuat rapi maka motif yang terbentuk biasanya lebih indah. Pada penghujung pelatihan hari pertama, peserta dibagikan kain sepanjang 2 meter. Kain ini dibagikan untuk dibawa pulang dan dibuat pola sesuai selera baik dengan melipat atau menjahit.

      Pada hari kedua, peserta yang sudah membuat pola dengan kain sepanjang 2 meter dibebaskan untuk berkreasi dalam melakukan pewarnaan. Para peserta cukup antusias dan sangat bersemangat dalam mengkreasikan teknik pewarnaan. Warna yang dipilih adalah warna-warna alam seperti indigo, merbau, tegeran, dan tingi. Saat yang ditunggu-tunggu ialah ketika peserta diminta untuk membuka lipatan/jahitan untuk melihat hasil pola yang mereka buat. Tak disangka, ternyata motif yang terbentuk sangat beragam dan bagus-bagus. Banyak peserta yang mengaku senang dan ingin mencoba lagi untuk membuat jumputan. Semoga pelatihan ini dapat mencetuskan seniman-seniman baru dengan kreativitas yang tinggi.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silahkan datang / hubungi perangkat desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukan NIK dan PIN

Komentar Terkini

Info Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutube

Lokasi SIDOREJO

tampilkan dalam peta lebih besar

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung